Tingkatkan Akses Keuangan Daerah, Bupati Rejang Lebong Kukuhkan Tim TPAKD

0

Rejang Lebong, Globalinvesindonews.com-Dalam rangka mempercepat pemulihan pertumbuhan ekonomi daerah, Bupati Kabupaten Rejang Lebong Drs.H. Syamsul Effendi, MM mengukuhkan tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) Tahun 2024.

Acara berlangsung di Rumah Dinas Kediaman Bupati, Selasa (23/1).

Pengukuhan ini digelar dalam forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Komposisi Personalia Tim TPAKD

Komposisi personalia tim pleno TPAKD terdiri dari Bupati (pengarah), Sekdakab (coordinator), Sekretaris I (kepala OJK) Sekretaris II Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Serta 17 anggota.

Yakni,  15 kepala OPD, Ditambah Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara KPPN dan Ketua Kadin, Tim TPAKD dikukuhkan dengan SK Bupati No.180.2.I Tahun 2024 tanggal 22 Januari 2024.

Sedangkan tim Pokja Teknis terdiri dari,  Sekdakab (pengarah), Asisten Perekonomian dan Pembangunan (penanggungjawab), Kabag Perekonomian dan SDA (ketua).

Sedangkan Analis bagian pengawasan prilaku usaha  jasa keuangan, edukasi, perlindungan konsumen dan layanan managemen strategis OJK (sekretaris II). Ditambah, 14 orang anggota.

Usai  mengukuhkan tim TPAKD bupati langsung menyerahkan SK komposisi personalia tim TPAKD.

‘’Selamat kepada tim TPAKD yang telah dikukuhkan. Semoga tim dapat segera menyusun program kerja yang tepat sasaran. Serta mampu menyentuh sendi-sendi perekonomian masyarakat,’’ ungkap bupati.

Lebih jauh lagi bupati menyampaikan, bahwa serangan virus Covid-19 telah melemahkan ekonomi Masyarakat. Pemulihan ekonomi harus segera dilakukan sebagaimana program strategis nasional pemulihan ekonomi nasional.

‘’Melalui TPAKD ini kita berharap mampu mendorong dan memotivasi pelaku pasar  UMKM, home industry untuk bekerjasama dengan institusi jasa keuangan,’’ ujar bupati.

Disisi lain, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu, Tito Adji Siswantoro juga mengatakan.

Tarket Inklusi Keuangan 2024

‘’strategis TPAKD tahun 2024  merupakan akselerasi  pemanfaatan produk dan layanan keuangan non bank (IKNB) dan Diharapkan program ini dapat meningkatkan ketersediaan beragam produk serta layanan keuangan formal secara konsisten,’’ kata Tito.

Dikatakan, target inklusi  keuangan tahun 20024  adalah 90 persen. Jadi, 90 persen penduduk sudah memanfaatkan layanan jasa keuangan.

Berdasarkan survey literasi dan inklusi  keuangan tahun 2022 yang dilaksanakan di 34 provinsi da n35 kabupaten  dengan jumlah responden 14.364.

Hasilnya, leterasi dan inklusi nasional  2022 naik 49,68 persen. Indek literasi  naik 11,65 persen dan tahun 2019 dan 85,10 persen untuk indek inklusi naik 8,91 persen disbanding tahun 2019.

‘’Untuk indek literasi dan inkulis keuangan Provinsi Bengkulu tahun 2022 terdiri dari, literasi 30,39 persen masih dibawah nasional 49,68 persen. Inklusi sebesar 88,05 persen diatas indek nasional yang sebesar 85,10 persen. TPAKD Rejang Lebong diharapkan mampu mampu menyalip prestasi TPAKD Kepahiang dan menjadi yang terbaik di Provinsi Bengkulu,’’ demikian Tito Adji Siswantoro.

Sumber : Rys

Penulis : Syahinda

Editorial : Rd

Copyright © 2024. Designed by GlobalInvesindoNews.com.

Share.

Leave A Reply