Makna Tradisi Kedurai Sudut Dalam Momentum HUT Kota Curup Ke-144

0

Rejang Lebong, Globalinvesindonews.com-Dalam rangka menyambut HUT Kota Curup ke-144 Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar Kedurai Sudut atau dikenal dengan Doa Sudut.

Acara tersebut, diselenggarakan langsung di tempat panggung utama Lapangan SMP N 5 Dwi Tunggal Curup, pada Selasa Malam Pukul 20.00 WIB (7/05/24).

Dihadiri Bupati Syamsul Effendi, unsur Forkopimda, Sekda, Staf Ahli, kepala OPD, Camat, dan Seluruh BMA Kabupaten Rejang Lebong, serta perangkat organisasi lainnya.

Diawal acara dimulai dengan sambutan tradisi secara adat, yaitu berpamitan kepada Kepada sang raja dan Ratu Bupati Syamsul Effendi dan Nyonya Hj. Kartini Syamsul Effendi.

Dimana secara adat Bupati Rejang Lebong mendapat gelar Depati Tiang Alam XII, beserta Nyonya Hj. Kartini Syamsul Effendi sebagai Ratu Putri Dayang Cayo XII.

Ritual ini dilaksanakan sebagai simbol Izin kepada Raja untuk memulai Kedurai Sudut dalam rangka menyambut acara HUT Kabupaten Rejang lebong yang ke-144 Tahun 2024.

Dalam Sambutan Bupati Rejang Lebong Drs. Syamsul Effendi, MM Menyampaikan, bahwa Pelaksanaan Kedurai Sudut atau doa sudut ini merupakan sebuah wujud permohonan kepada yang maha kuasa yang dilakukan dengan cara Adat Istiadat Rejang.

Oleh karena itu, tradisi ini bermaksud agar proses pelaksanaan Kegiatan HUT kota Curup baik dari awal sampai akhir kegiatan semoga tidak ada halangan dan rintangan.

“Pada malam ini dengan dilaksanakannya kedurai sudut kita bermohon sekaligus berdoa kepada yang Maha Kuasa dengan cara adat istiadat kita. Maksud dan tujuannya semoga dalam proses pelaksanaan hut kota curup ini dari awal dan sampai akhir acara tidak ada halangan dan rintangan dan semoga cuacanya bagus,”kata Bupati Syamsul.

Disisi lain, tradisi kedurai sudut juga berguna untuk mewujudkan permohonan kepada yang kuasa dalam situasi perlindungan keamanan. Artinya, terciptanya situasi dan kondisi yang aman dan nyaman sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Bupati Syamsul Effendi Mengharapkan pada HUT kota Curup ke 144, yaitu khususnya dimasa kepemimpinan Syamsul dan Hendra. masyarakat bisa menikmati perayaan akbar dengan sajian-sajian acara pekan seni dan budaya serta acara hiburan lainnya.

“Tentu harapan kita di tahun ini ada peningkatan dan perubahan yang lebih baik. Karena, moment kita untuk mengevaluasi. Artinya, dari semua rangkaian kegiatan sama-sama dapat kita prioritaskan untuk masyarakat dari semua aktivitas sesuai jadwal,”ungkap Bupati Syamsul.

Selain itu, pada momentum ini pemerintah kabupaten Rejang Lebong juga mempromosikan adat istiadat, Budaya, ekonomi kreatif dan UMKM untuk ditampilkan kepada masyarakat lainnya.

“disinila nantinya kita untuk mempromosikan baik itu adat istiadat, Budaya, atau dari sisi ekonomi kreatifnya, umkm dan sebagainya,”Jelasnya.

Sementara itu, Bupati Syamsul juga menyinggung soal pergantian nama HUT kota curup menjadi HUT Kabupaten Rejang Lebong yang tengah dibahas pada pekan lalu.

Namun demikian, proses pembahasan tersebut membutuhkan jangka waktu yang cukup lama. akan tetapi, keputusan tersebut telah disepakati dan akan segera direalisasikan secepat mungkin.

“Saat sekarang kita sedang  memasuki hut kota curup, walaupun sekarang memasuki proses pergantian nama HUT kabupaten Rejang Lebong, namun hanya saja pada saat ini pembahasan pada bagian hukumnya belum selesai. Tapi, insyaallah kata ‘HUT kabupaten Rejang Lebong’ sepakat untuk realisasikan,”tutup Bupati Syamsul.

Penulis : Syahri Inanda

Editorial : Rd

Copyright © 2024. Designed by GlobalInvesindoNews.com.

Share.

Leave A Reply